When you love somone but it goes to waste..
Could it be worse??
Itulah sepenggal lirik dari lagunya Coldplay berjudul Fix You. Mungkin hal ini pernah terjadi pada diri kalian. Sebentar, bukan berarti ini terjadi pada diri saya. Saya hanya akan bercerita sedikit tentang kejadian yang menimpa sahabat saya beberapa hari yang lalu.
Panggil saja dia sibrey (untuk merahasiakan nama asli sahabat saya). Sibrey telah lama jatuh hati pada seorang wanita. Berawal dari pertemuannya pada malam Pendidikan Dasar Guardian SMAN 2 Bandung. Setelah pertemuan itu mereka terlihat semakin akrab. Entah sms, chating, dll sudah mereka lakukan semenjak itu. Wanita itu pun sering sekali ikut bermain dengan teman – teman sibrey termasuk saya. Sudah tidak ada lagi canggung diantara kita karena saking dekatnya pertemanan kita. Wanita itu terlihat sangat nyaman berteman dengan kita, termasuk dengan sibrey kalau saya lihat.
Semakin hari mereka semakin dekat, semkin mengenal diri mereka masing – masing. Saya tahu kalau sibrey memang ingin lebih dari sekedar teman biasa. Tapi apa yang ada di dalam hati wanita itu, saya tidak tahu. Hingga ahirnya kejadian itu terjadi. Malam minggu kemarin sibrey telah merencanakan sesuatu yang spesial, yaitu sebuah kejutan kecil untuk wanita itu. Equador Rose, sekuntum mawar biru yang hanya ada pada bulan Februari telah sibrey dapatkan. Mukanya terpancar akan optimismenya untuk memberikan kejutan itu. Malam itu saya, sibrey, wanita itu, dan beberapa teman yang lainnya sedang berkaraoke. Sibrey nampak tidak semangat ketika di dalam studio. Sibrey merasa kecewa karena wanita itu malah lebih dekat ke teman saya, sebut saja dia vikdet. Ketika pulang sibrey sempat bertanya pada wanita itu,
“kmu bareng vikdet apa aku ?”
“bareng jare” katanyaa..
kebetulan jare dan vikdet semobil. Sibrey langsung mengambil kesimpulan kalau wanita itu lebih milih ama vikdet. Kekecewaan pun langsung terpancar dari wajah sibrey. Saya pun merasa sangat kasihan padanya. Rencana pun berubah. Sibrey ahirnya akan memberikan bunga itu disaat wanita sudah pulang. Semenjak itu sibrey tak banyak berkata, mukanya lesu memendam kekecewaan. Kalian tahu? Sibrey sudah merencanakan jauh – jauh hari tentang ini. Jika sesuai rencana setelah memberi kejutan bunga equador rose yang hanya ada pada bulan februari tadi, dia akan menembak wanita itu di hari valentine. Tapi semuanya tidak sesuai rencana. Gagal ! Dan kini wanita itu pun memang benar – benar dekat dekat vikdet.
Sampai tulisan ini saya buat, sibrey masih menyimpan rasa kekecewaan yang mendalam.
Berdiri Teman !


Leave a comment
Comments feed for this article